Benih ikan dikemas dalam kantong plastik berisi air dan oksigen untuk perjalanan jauh
Benih ikan dikemas dalam kantong plastik berisi air dan oksigen untuk perjalanan jauh

Mengangkut benih ikan dalam perjalanan jauh membutuhkan persiapan khusus. Kesalahan pada tahap ini dapat membuat benih mati di jalan meski sebelumnya sehat dan lincah.

Gunakan kantong plastik dengan oksigen

Benih biasanya diangkut dalam kantong plastik bening yang diisi air dan oksigen murni. Perbandingan air dan oksigen yang tepat adalah sekitar satu banding dua. Oksigen murni memungkinkan benih bertahan jauh lebih lama dibanding kantong berisi udara biasa.

Atur kepadatan pengiriman

Jangan mengisi kantong terlalu padat. Semakin jauh perjalanan, semakin sedikit jumlah benih per kantong. Untuk perjalanan lebih dari delapan jam, kepadatan harus dikurangi secara signifikan.

Kontrol suhu

Benih sensitif terhadap suhu. Pada perjalanan siang hari yang panas, gunakan kotak styrofoam untuk menjaga suhu stabil. Sebaliknya, hindari paparan dingin ekstrem pada malam hari.

Persiapan sebelum berangkat

Puasakan benih sekitar 24 jam sebelum pengiriman untuk mengurangi kotoran di dalam kantong. Kotoran selama perjalanan akan menurunkan kualitas air dan meningkatkan risiko kematian.

Penanganan setelah sampai

Setelah tiba, jangan langsung menebar benih. Lakukan aklimatisasi seperti biasa, dan biarkan benih beristirahat sebelum ditebar ke kolam pembesaran.

Dengan memperhatikan detail transportasi, tingkat kelangsungan hidup benih dalam pengiriman dapat dijaga dengan baik.

Mengemas benih dengan benar

Gunakan kantong plastik bening berkualitas tebal, isi dengan air bersih dan oksigen murni, lalu ikat kuat dengan karet gelang. Bungkus kantong dengan kertas koran agar tidak terkena cahaya langsung. Susun kantong dalam kotak styrofoam dengan rapi dan beri ruang agar tidak saling menekan. Kemasan yang baik adalah pelindung utama benih selama perjalanan, dan biaya tambahannya sebanding dengan nilai benih yang diselamatkan.

Mencatat dan mengevaluasi hasil pengiriman

Setelah benih tiba, catat tingkat kelangsungan hidupnya selama beberapa hari berikutnya. Bila banyak benih yang mati meski sudah ditangani dengan baik, kemungkinan ada masalah pada kualitas benih atau teknik pengemasan. Catatan dari setiap pengiriman akan membantu Anda menyempurnakan cara pengangkutan, sehingga pengiriman berikutnya berjalan lebih baik dan lebih aman bagi benih.

Checklist sebelum benih dikirim

  • Puaskan benih sekitar 24 jam sebelum pengiriman.
  • Gunakan kantong plastik tebal dengan perbandingan air dan oksigen 1:2.
  • Kurangi jumlah benih per kantong untuk perjalanan di atas delapan jam.
  • Bungkus kantong dengan koran dan susun dalam kotak styrofoam.
  • Lakukan aklimatisasi kembali setibanya di tujuan, jangan langsung ditebar.