Benih ikan yang baru menetas memiliki mulut yang sangat kecil sehingga tidak dapat langsung diberi pakan buatan. Pada fase ini, pakan alami memegang peranan penting karena selain mudah dicerna, ukurannya sesuai dengan mulut larva.
Kuning telur
Kuning telur rebus yang dihaluskan dan dilarutkan dalam air adalah pakan awal yang murah dan mudah. Berikan dalam jumlah sangat kecil karena kelebihan kuning telur cepat merusak kualitas air.
Kutu air
Kutu air atau daphnia adalah pakan alami favorit banyak pembudidaya. Kutu air dapat dikultur sendiri dalam wadah berisi air dan sisa sayuran yang membusuk. Ukurannya pas untuk benih berukuran kecil dan kandungan proteinnya baik.
Artemia
Artemia umumnya dijual dalam bentuk telur yang perlu ditetaskan. Meski harganya lebih mahal, artemia sangat bergizi dan sering digunakan pada pembenihan skala serius.
Cacing sutra
Cacing sutra cocok untuk benih yang sedikit lebih besar. Pakan ini kaya protein dan sangat disukai ikan. Kekurangannya, cacing sutra cepat mati bila tidak disimpan dengan benar.
Transisi ke pakan buatan
Setelah beberapa hari, benih dapat mulai diperkenalkan dengan pakan buatan halus secara bertahap. Lakukan transisi perlahan agar benih terbiasa dan tidak ada gizi yang hilang mendadak.
Menyediakan pakan alami sendiri akan sangat menekan biaya pembenihan sekaligus meningkatkan kualitas benih yang dihasilkan.
Menjaga kebersihan pakan alami
Pakan alami yang berasal dari lingkungan liar berpotensi membawa penyakit. Sebelum diberikan, bilas kutu air atau cacing sutra dengan air bersih beberapa kali. Untuk kuning telur, jangan menyimpannya lebih dari beberapa jam karena mudah membusuk. Pakan yang bersih akan mencegah masuknya sumber penyakit ke dalam wadah benih, sekaligus menjaga kualitas air tetap stabil.
Mengombinasikan pakan alami dan buatan
Seiring bertambahnya ukuran benih, kebutuhan nutrisinya meningkat. Kombinasikan pakan alami dengan pakan buatan halus agar pertumbuhannya tetap optimal. Berikan pakan alami pada pagi hari dan pakan buatan pada sore hari, atau sebaliknya, agar benih terbiasa menerima keduanya. Transisi yang mulus dari pakan alami ke pakan buatan adalah salah satu penentu keberhasilan pendederan.
Pilihan pakan alami untuk larva
- Kuning telur — murah, mudah, tapi berikan sangat sedikit.
- Kutu air (daphnia) — mudah dikultur sendiri, protein baik.
- Artemia — bergizi tinggi, cocok untuk pembenihan skala serius.
- Cacing sutra — kaya protein, disukai benih yang lebih besar.
- Selalu bilas pakan alami liar sebelum diberikan ke benih.